FAKTOR FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN NYERI KEPALA PASIEN SELAMA PROSES HEMODIALISIS DI RUMAH SAKIT X JAKARTA
Kata Kunci:
Nyeri kepala, Hemodialisa, Quick of Blood, IDWGAbstrak
Hemodialisa merupakan salah satu terapi pengganti ginjal akibat gagalnya fungsi ginjal mengekskresikan cairan dan sisa metabolisme dari darah. Mekanisme utama dialisa adalah difusi, osmosis, dan ultrafiltra. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis faktor yang berhubungan dengan keluhan nyeri kepala selama proses hemodialisis di RS X. Jumlah sampel 40 responden yang memenuhi kriteria inklusi rutin menjalani hemodialisa (HD) dan sadar penuh di RS X. Observasi dilakukan selama pasien menjalani HD pada bulan Agustus 2020. Hasil penelitian mayoritas responden merasakan keluhan nyeri kepala sedang
(67,5%), berusia lebih dari 65 tahun (42,5%), lamanya hemodialisis 5 jam (57,5%), frekuensi hemodialisis 2 x seminggu (85%), Quick of Blood 160 – 200 ml/menit (50%) dan Interdialytic Weight Gain (IDWG) terjadi kenaikan berat badan (82,5%). Hasil uji Chi
Square terdapat hubungan bermakna antara lama menjalani hemodialisa (p- value 0,000), Quick of Blood (p-value 0,008) dan IDWG (p-value 0,046) dengan nyeri kepala HD (p-value 0,05). Namun tidak ada hubungan usia (p-value 0,648) dan frekwensi HD (p-value 0,606) dengan keluhan nyeri. Penelitian menyimpulkan faktor yang berhubungan dengan keluhan nyeri kepala saat HD adalah lama HD, Quick of Blood, IDWG. Disarankan petugas kesehatan memonitor secara ketat pasien selama proses HD dan mengkaji keluhan nyeri kepala maksimal tiap jam.







